Latar Belakang

  • Segala Puji Syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan pencipta Alam semesesta yang telah banyak melimpahkan Nimatnya kepada kita sekalian, yang mana apabila kita syukuri Nimat itu maka Allah SWT akan menambahnya, tetapi ketika sebaliknya kita kufur terhadap Ni,at tersebut maka siksa Allah amat pedih.
  • Sholawat serta Salam senantiasa terlimpah curahkan kepada Nabi Kita yang agung Nabi Muhammad SAW, yang telah menyempurnakan ajaran ajaran nabi terdahulu, sehingga kita dapat menimati Risalah beliau, mudah mudahan kita dikumpulkan sebagai umat beliau amin.
  • Siapapun bisa mempersetankan tuduhan itu, sebgai sesuatu yang tidak berdasarkan bukti yang cukup dan semata-mata didasari “ Islamofobia ”  dari fihak-fihak yang menyimpan dendam kesumat kepada Islam, atau ketidak mengertian akan Kenyataan Pendidikan Pesantren, akan tetapi tidak dapat diingkari bahwa didalam Islam sebagaimana dalam hampir semua Tradisi Kemanusiaan yang lain, baik yang berlabel Agama maupun yang tidak, terdapat Noktah yang dapat dikembangkan sebagai bahan baku Pengembangan Idiologi Kekerasan.
  • Bisa juga dikatakan bahwa sesungguhnya Kekerasan yang melekat dalam sejarah Kemanusiaan dihari-hari yang lalu belum dapat dikikis habis oleh Peradaban Moderen sekalipun,  Ngotonya Pemerintah Amarika Serikat untuk menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan Sadam Husen di Irak dengan alasan Formal  kepemilikan Senjata pemusnah  massal, yang ternyata tidak terbukti merupakan Indikator kuat akan hal tersebut.
  • Islam Akhir-akhir ini diguncang dengan Blow Up atas berbagai Penggunaan Kekerasan atas nama Agama, baik ditingkat Lokal, Regional maupun Internasional, tidak sedikit tudingan menuduh Pesantren sebagai Tempat melatih teroris yang tidak segan-segan menyebarkan ketakutan pada warga masyarakat untuk mencapai tujuan Penegakan Kewibawaan Islam.

 

  • Maka dari itu Pondok Pesantren NURUL HIDAYAH yang terletak ditepian sungai Cisanggarung sebagai Pembatas Jawa Barat dan Jawa Tengah tepatnya di desa Kalimukti Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon merupakan satu tetes kecil dari lautan usaha yang mesti dilakukan untuk menjawab tantangan tersebut.

Pondok Pesantren NURUL HIDAYAH menyadari sepenuhnya bahwa dalam satu sisi ada gerakan untuk meningkatkan nilai-nilai keislaman secara murni dan bertanggungjawab, tetapi disisi lain ada pula usaha dari segelintir manusia Jumud dan sempit berwawasan untuk kebalikannya. Itulah Realitas yang mesti umat Manusia. Itulah realitas yang mesti dihadapi umat manusia dengan kebebasannya, justru disinilah letak kenikmatan perjuangan yang akan menunjukan kwalitas pelaku-pelakunya yang mengedepankan Kejujuran, Kridebilitas, Keadilan, Toleransi, Kebersamaan, Kesopanan Penghargaan dan seterusnya.